Home » Pendidikan » 3 Cara Memilih Pemimpin

3 Cara Memilih Pemimpin

Cara & Tips Memilih Pemimpin oleh CaraRahasiaPemimpin adalah ia yang dapat mengatur dan bertanggung jawab baik pada diri sendirinya, maupun pada orang lain. Pada dasarnya, kita semua adalah pemimpin. Setidaknya pemimpin atas diri kita sendiri. Artikel berikut ini berusaha menjawab pertanyaan tentang bagaimana cara memilih pemimpin. Baik itu pemimpin rumah tangga atau suami, pemimpin yang mewakili kita di DPR, pemimpin pada suatu lembaga atau bahkan pemimpin Negara yaitu Presiden. Betapa tidak, salah memilih pemimpin berarti kita siap untuk dikendalikan oleh orang yang salah pula. Perhatikan langkah-langkah di bawah ini;

1. Analisis Kehidupan Sosialnya

Cara yang pertama adalah dengan menganalis kehidupan sosialnya. Cara yang pertama ini erat kaitannya dengan apa yang dia lakukan sekarang. Pemimpin tidak boleh berjiwa individualis, egois dan anti sosial. Sebaliknya, ia harus sudah selesai dengan dirinya sendiri. Ia harus berjiwa sosial. Tidak cukup sampai disitu, analisis pula ruang lingkup sosialnya. Meskipun berjiwa sosial, kita tidak mungkin memilih pemimpin yang berasal dari pergaulan sosial yang buruk. Jika dalam ketegori memilih calon presiden, analisis siapa saja orang-orang, organisasi atau partai yang mendukungnya. Analisis apakah dia pekerja keras di masa sekarang ini?

2. Analisis Rekam Jejaknya

Jika cara pertama erat kaitannya dengan apa yang dia lakukan sekarang, cara kedua justru erat kaitannya dengan apa yang dia lakukan pada masa lalunya. Maka, analisislah rekam jejaknya. Apa pengalaman dan prestasi yang telah dia raih. Apakah dia mempunyai pengalaman kepemimpinan? Dan bagaimana kemampuan memimpinnya pada organ yang dipimpin sebelumnya. Karena apa yang dilakukan pada masa lalulah yang membawa pada masa sekarang.  Jangan memilih pemimpin yang mempunyai rekam jejak yang buruk. Jika dalam kategori memilih calon presiden, analisis apakah ia pernah memimpin partai politik atau lembaga tertentu pada masa lalu. Dan bagaimana kepemimpinannya pada lembaga atau partai politik tersebut. Berhasil atau justru mendapat banyak sorotan negatif? Analisis apakah dia adil pada masa lalu?

3. Analisis Kecerdasannya

Cara yang terakhir erat kaitannya dengan apa yang dapat dia lakukan pada masa depan. Analislah kecerdasan dari calon pemimpin tersebut dalam menyusun visi dan misi kepemimpinannya. Visi berarti pandangannya ke depan tentang apa yang di lihatnya sekarang. Sementara misi adalah bagaiamana ia mewujudkan visinya tersebut. Kecerdasan memimpin harus dimiliki oleh calon pemimpin tersebut. Betapa tidak, Palto mengibaratkan pemimpin sebagaia nakhoda kapal. Jika salah memilih pemimpin, tenggelamlah kapal beserta penumpangnya.

Semoga menemukan pemimpin yang tepat!

* * * * * * * * * * * * *

Update Terbaru Admin!

Mau tau rahasia memikat cewek di bawah 7 MENIT?
Mau tau cara membuat cewek melakukan APA SAJA yang kamu mau dibawah 7 HARI? Temukan rahasianya disini.
Artikel ini hanya akan dipasang selama 3 hari. Buruan ambil infonya!
* * * * * * * * * * * * *

Penulis: Don_Big

Masukkan Jawaban

Alamat email kamu tidak akan kami tampilkan. Kolom yang harus diisi ditandai dengan *

*