Home » Asmara » 5 Cara Mengenali Cewek Matre

5 Cara Mengenali Cewek Matre

mengenali cewek matreBanyak yang bilang cari jodoh itu gampang, secara ada jutaan cewek di muka bumi dan kamu cuma butuh satu (kecuali kamu berniat mengikuti jejak Eyang Subur). Tapi justru karena banyaknya jumlah cewek, cari jodoh itu jadi seperti mencari jarum di dalam tumpukan jerami. Eh salah ding, seperti mencari jerami di dalam tumpukan jarum…

Kok dibalik min?”

Karena pencarian jodoh itu emang menyakitkaaan….” (Wekhhh!)

Nah, bicara soal analogi mencari jerami di dalam tumpukan jarum, di antara jarum-jarum ini ada jarum yang beracun! Yang kalau kamu kena tusuk bisa pusing-pusing, muntah, luka dalam, kanker, gangguan prostat, pokoknya macam-macam deh. Jarum beracun ini biasa juga disebut dengan istilah cewek matre.

Yang jadi masalah, terkadang cowok terlalu dibutakan dengan fisik dan rayuan sampai-sampai tidak bisa mengenali kalau gebetannya itu cewek matre. Beberapa cowok berhasil masuk ke zona pacaran setelah melalui proses PDKT yang penuh dengan luka tikam pada dompet. Tapi saat pacaran justru malah mendapatkan siksaan finansial yang lebih brutal lagi ketimbang waktu PDKT dulu. Dalam kasus yang lebih parah, penyiksaan ini bisa berlangsung sampai ke pernikahan, yang mana bisa aja berakhir cowoknya gantung diri di pohon karsen atau terpaksa minum karbol sambil ngemil obat nyamuk bakar. Makanya kenapa mengenali cewek matre sedini mungkin sangat penting dalam proses PDKT kamu. Cewek matre adalah salah satu jenis cewek yang sudah seharusnya kamu hindari!

Perbedaan Cewek Matre dan Cewek HMS

Di artikel-artikel sebelumnya sudah pernah kita bahas beberapa spesies cewek yang mungkin saja bisa kamu temui dalam proses PDKT, mulai dari cewek yang pemalu, cewek yang cuek dan cewek HMS. Nah, cewek matre ini memang agak sedikit susah dibedakan dengan cewek HMS (high maintenance cost). 

Cewek HMS punya kesamaan dengan cewek matre: sama-sama doyan dengan yang serba mahal. Bedanya, cewek HMS tidak akan ragu mentraktir kamu di tempat makan yang mahal sebelum kamu sempat bikin doi mencret karena nasi kucing. Sementara cewek matre bakal bikin kamu jadi nasi kucing kalau kamu menolak mentraktir doi di tempat makan yang mahal. Jelas kan bedanya?

Berikut ini 5 cara mengenali cewek matre dalam proses PDKT.

1. Pertanyaan yang Berhubungan dengan Penghasilan

Normalnya, banyak sekali macam pertanyaan yang bisa dilontarkan saat PDKT untuk membongkar jati diri si doi dan mencari kecocokan satu sama lain. Ya, normalnya… Tapi standar kenormalan ini tidak berlaku bagi cewek matre. Saat PDKT, cewek-cewek matre tidak akan sungkan melemparkan pertanyaan tentang pemasukan, penghasilan dan properti yang kamu punya, yang bagi kebanyakan orang adalah informasi yang agak sensitif.

Pertanyaan-pertanyaan cewek matre biasanya berkisar seperti ini:

Penghasilan kamu sebulan berapa sih?

Gaji kamu sebulannya berapa sih?

Mobil kamu apa?

Kamu udah punya rumah belum?“,

atau semua pertanyaan berbau finansial yang hanya bisa dijawab dengan bangga oleh sekelompok kecil cowok, dan yang terpaksa dijawab dengan bohong oleh kebanyakan cowok di tanah air. Well, mungkin aja kamu adalah salah satu dari sedikit cowok yang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan itu dengan bangga dan tanpa harus bohong. Tapi percayalah, tidak ada alasan pembenaran untuk lanjut berhubungan serius dengan cewek tipe ini. Karena bagaimanapun keadaan finansial kamu, cewek matre cuma bakal menyebabkan luka gores di hati dan luka tikam di dompet… Camkan itu kisanak!

2. Tidak Ragu Pilih Tempat Makan yang Mahal

Kalau bicara masalah pilih tempat makan, saya membedakan cewek menjadi 2 jenis: cewek beradab dan cewek matre. Cewek beradab (yang mana adalah cewek tipe normal yang pantas dijadikan pendamping hidup) pasti agak ragu menentukan tempat makan sendiri ketika jalan dengan kamu, kecuali si doi bermaksud mentraktir. Ini karena cewek normal mengerti bahwa cowok akan sangat malu kalau harus mengeluarkan pernyataan “sori, duit aku gak cukup”. Jadi cewek normal tidak akan menciptakan kondisi yang memaksa cowok mengatakan itu dengan cara apapun.

Bedanya dengan cewek matre, mereka tidak malu apalagi ragu untuk memilih makan di tempat yang mahal tanpa memverifikasi persetujuan kamu dulu. Begitu kamu melemparkan pertanyaan “Kita makan dimana ya?”, cewek matre akan dengan cepat menjawab “Pizza Hut aja!” atau “Makan sushi yuk!” bahkan sebelum kamu sempat bilang “Nasi padang” (contoh ya).

Kamu kemudian cuma punya 2 pilihan: memaksakan diri memuaskan rasa lapar si cewek brengsek itu atau terpaksa mengaku kalau kamu gak punya uang dengan kemungkinan mutlak dicoret dari daftar “cowok keren” nya. Yang mana dalam kondisi ini, saya lebih menyarankan opsi kedua…

3. Membawa Teman + Keluarga Saat Ditraktir

Poin yang satu ini saya angkat dari pengalaman teman-teman saya yang miris yang juga sempat saya saksikan sendiri.

Bayangkan skenario seperti ini: kamu berencana mengajak gebetan kamu makan siang, yang mana tentunya kamu sebagai penanggungjawab konsumsi. Kamu sudah siap bikin si doi tersenyum bahagia dengan memecahkan celengan yang sudah kamu isi bahkan sejak taman kanak-kanak. Dengan uang yang kamu rasa cukup untuk makan puas berdua, kamu dengan bangganya mengumumkan ke si doi kalau besok akan ngajak si doi makan di tempat yang rada mahal. Pada hari H, dengan bermodal mobil yang dipinjam dengan jaminan persahabatan, kamu menjemput si doi. Betapa kagetnya kamu ketika si doi ternyata membawa kakak, adik dan sahabatnya… (dalam kasus yang lebih parah, si cewek matre bisa aja membawa kemenakan, kakek-nenek, sepupu dua kali, ketua RT kampung sebelah, dsb)

Karena budget yang kamu siapkan justru tidak siap untuk menanggung 3 orang lebih, kamu terpaksa tidak ikut makan dengan alasan “aku udah terbiasa puasa sunnah Senen-Kamis” sembari berharap si doi lupa kalau ini hari Rabu. Semua uang dan usaha yang tadinya ingin kamu tukarkan dengan makan malam berdua yang romantis dan indah, berubah jadi acara amal dan ramah tamah keluarga yang menjemukan…

…Oke mungkin contoh skenario di atas agak terlalu dramatis disana-sini. Tapi intinya, cewek matre tidak akan sungkan mengambil keuntungan sebesar-besarnya dari kamu. Kalau hal ini terjadi bahkan saat kamu masih dalam proses PDKT, bayangkan besarnya musibah yang datang ke dompet dan ATM kamu saat sudah pacaran nanti.

4. Hanya Terlihat Senang Ketika Dibelikan Sesuatu

Pada dasarnya, semua insan yang menyebut diri manusia pasti suka jika diberikan hadiah. Hadiah adalah bentuk penghargaan dan perhatian dari manusia lain yang secara sosial akan direspon dengan rasa senang……. Oke, bahasa saya agaknya terlalu berat bahkan untuk saya sendiri. Intinya, semua orang suka barang gratisan. Nah, gitu aja deh!

TAPI, ada banyak hal yang bisa membuat cewek senang selain hadiah. Perhatian, kebersamaan dan tanggungjawab adalah contoh hal-hal yang bisa diberikan cowok untuk membuat cewek bahagia. TAPI, tidak begitu halnya dengan cewek matre. Mereka HANYA bisa senang dengan segala sesuatu yang berbau pemberian, traktiran atau apapun yang gratisan.

Dalam PDKT, kamu bisa mengenali cewek matre dari pilihan-pilihan yang ia buat saat lagi jalan dengan kamu. Cewek pada umumnya tidak akan menolak duduk di tepi pantai, menyaksikan sunset sambil ngemil es krim dan ngobrol ringan. Cewek matre pada umumnya tidak akan nyaman dengan kegiatan yang didominasi dengan ngobrol dan ngemil bareng kamu. Kalau gebetan kamu cuma mau melihat sunset dari balkon restoran bintang 4 yang dia lakukan sambil video call-an sama sahabat karibnya, yup gebetan kamu positif cewek matre.

Pada dasarnya, cewek matre enggan melakukan kegiatan-kegiatan yang berbau sederhana dan bersifat hemat dengan kamu. Untuk membuatnya senang, harus selalu ada unsur pemberian, traktiran dan gratisan dalam semua kegiatannya bersama kamu.

5. Tanpa Ragu Minta Uang

Tadi kita sudah bahas cewek matre kelas teri di empat poin di atas. Sekarang mari saya kenalkan jenis cewek matre kelas kakap bunting. Cewek-cewek matre yang satu ini punya satu kesamaan yang jelas: minta uang tanpa ragu ataupun malu. Kadang ada juga yang cuman pinjam uang. Tapi apa bedanya sih? Toh mereka tau kebanyakan cowok terlalu baik untuk nagih utang ke cewek.

Metodenya bisa aja beda-beda, ada cewek yang mengawali proses minta/pinjam uangnya dengan cerita dramatis soal keluarganya yang sedang sakit lah, temannya sedang kesusahan lah, tetangganya yang kena borok lah, macam-macam pokoknya. Ujungnya-ujungnya berkahir minta atau pinjam uang yang jumlahnya tidak pernah sedikit.

Masalahnya, hampir semua cewek matre sadar betul dengan kemampuan merayu yang mereka miliki. Kadang-kadang cowok baru sadar sudah mencairkan dana pinjaman tanpa jaminan ke si cewek matre setelah sampai di rumah. Dan parahnya, ketika gebetan kamu yang matre sudah terbiasa minjam atau minta uang, kadar pinjamannya naik terus seiring waktu. Minggu ini 300 ribu, minggu depan 500 ribu, bulan depan 1 juta, tahun depan minta ruko, dan gitu deh seterusnya. Bahkan saya pernah jadi saksi mata ketika gebetan salah satu teman saya dengan entengnya minta 10 juta sekedar buat liburan ke Bali. Parahnya, teman saya yang waktu itu sedang terhipnotis berat hanya karena sedikit sentuhan di selangkangannya, langsung mentransfer 10 juta ke rekening gebetannya.

Kesimpulan

Semua orang pasti mengawali PDKT ke gebetannya dengan niat mau pacaran serius dan langgeng sampai ke pernikahan. Masalahnya terkadang cowok terlalu dibutakan dengan fisik atau rayuan sampai-sampai tidak bisa membedakan yang mana cewek yang pantas diperistri dan mana cewek yang cuma pantas digauli. Kenali cewek matre sedini mungkin sebelum kamu terpaksa menghabiskan sisa hidup kamu dengan cewek pemangsa harta. Camkan ini kisanak!

Semoga bermanfaat,

Admin cuakep, out!

* * * * * * * * * * * * *

Update Terbaru Admin!

Mau tau rahasia memikat cewek di bawah 7 MENIT?
Mau tau cara membuat cewek melakukan APA SAJA yang kamu mau dibawah 7 HARI? Temukan rahasianya disini.
Artikel ini hanya akan dipasang selama 3 hari. Buruan ambil infonya!
* * * * * * * * * * * * *

Penulis: Anonima EM

Saya adalah seorang website developer dan penulis konten. Saya membuat situs dan menulis artikel informasi bukan karena dasar uang, tapi lebih kepada dasar keikhlasan berbagi dan memberi pengetahuan kepada sesama umat..... Ah, sudahlah. Ya, saya memang melakukan ini semata-mata untuk uang! Cheers!

1 jawaban

  1. with

    lucu tapi cetar membahenol infonya min,,, hanya untuk uang….. hahaha

Masukkan Jawaban

Alamat email kamu tidak akan kami tampilkan. Kolom yang harus diisi ditandai dengan *

*