Home » Asmara » Cara Menghadapi Mantan yang Masih Berharap

Cara Menghadapi Mantan yang Masih Berharap

mantan-yang-berharap oleh cararahasiaDalam sebuah hubungan yang rusak, kadang kita tidak ada pilihan kecuali bilang “putus!”. Tergantung dari penyebabnya, terkadang bahkan harus ada bonus tamparan atau jambak-jambakan. Tapi ada juga mantan-mantan yang bebal (atau mungkin dungu) yang sepertinya tidak mengenal kata “putus” dalam kamusnya. Setelah putus, dia masih juga berharap dan ngejar-ngejar, sampai hp kita harus dimatikan dan telepon rumah harus dicabut (macam lari dari debt collector gitu). Tapi semua usaha yang kamu lakukan sia-sia, karena mantan yang posesif seperti ini tidak bisa dijinakkan dengan metode petak umpet. Nah, kalau kamu terjebak situasi seperti ini, apa yang kamu lakukan? Pada artikel ini akan kita bahas caranya menghadapi mantan yang masih ‘ngarep’.

Sekali lagi, tidak usah lari. Lari baik untuk menurunkan berat badan, tapi tidak untuk menangani mantan yang masih berharap (heh??). Sebelum berhadapan langsung dengan si mantan, pertama-tama ada beberapa pertanyaan yang harus kamu tanyakan dulu ke diri kamu. Antara lain:

1. Ingat kembali alasan kamu putus. Apakah dengan alasan itu si mantan kamu masih pantas dapat kesempatan?

2. Kalau kalian putus karena kesalahan yang dia lakukan, sudah berapa kali dia melakukan kesalahan tersebut sebelumnya?

3. Apa yang sudah pernah diberikan oleh mantan kamu? Apakah semua yang pernah ia berikan membuat ia pantas untuk dipertahankan?

4. Tanya perasaan kamu, apakah kamu juga masih menyimpan harapan untuk balikan?

5. Apakah Farhat Abbas pantas disebut manusia?

6. Gedean mana, punyanya Jupe apa Magdalena?

Nah, dari jawaban pertanyaan-pertanyaan di atas seharusnya kamu sudah bisa menyimpulkan apakah kamu masih mau menerima si mantan kembali atau tidak. Kalau kamu memutuskan untuk menerimanya kembali, ya sudah, tidak perlu lanjut baca artikel ini (buat apa?). Tapi kalau kamu memutuskan untuk benar-benar berpisah dan bersumpah darah tidak akan menerima si mantan lagi walaupun dunia kemudian kiamat dan kalian berdua satu-satunya manusia di muka bumi, maka di bawah ini beberapa cara untuk menghentikan mantan yang obsesif.

  • Jangan Lari

Ada 2 kemungkinan ketika mantan kamu masih terus-terusan mengejar: dia masih sangat sayang atau dia psikopat. Tapi kedua kemungkinan itu tidak ada gunanya karena toh kamu sudah memutuskan untuk berpisah, apapun keadaannya. Lari dari telepon atau lari dari setiap kesempatan ketemu hanya akan membuat mantan kamu makin agresif mengejar. Jadi jangan lari!

Apa yang seharusnya kamu lakukan adalah membuat si mantan makin ilfil. 2 cara ini adalah cara yang pernah dipakai mantan saya waktu saya dengan menyedihkannya masih ngejar-ngejar dia. Dan cara ini ampuh banget, setidaknya untuk saya waktu itu.

1. Ketika si mantan telepon, angkat teleponnya dan taruh di bawah bantal. Dijamin, pada titik tertentu dia tidak akan kuat lagi isi pulsa.

2. Ketika ketemu, jangan pernah anggap dia ada. Biarkan dia ada di sekitar kamu, biarkan dia ngoceh, tapi jangan pernah balas perkataannya. Perlakukan dia seperti mahkluk halus yang kasat mata.

  • Jauhi Teman-Temannya

Kamu dan mantan kamu yang psikopat itu mungkin sudah tidak bisa lagi menjadi teman. Kamu seharusnya sudah siap dengan risiko itu ketika kamu memilih putus. Ada mantan yang dewasa yang tetap bisa diajak bersahabat bahkan setelah putus. Tapi mungkin bukan mantan kamu yang obsesif ini.

Walaupun begitu, tidak berarti kamu juga harus musuh-musuhan dengan teman-temannya. Mungkin saja jodoh kamu malah akan datang dari teman-temannya mantan kamu (well, siapa yang tau?). Tapi mantan yang putus asa biasanya akan menggunakan semua koneksi yang dia punya untuk menggangu ketenangan kamu. Gangguan mantan yang biasa datang dari teman-temannya bisa kamu hadapi seperti ini:

Hindari pertemuan dengan teman-temannya. Jangan mau diajak ketemuan dengan teman-temannya, setidaknya jangan dulu lah. Kamu bisa pakai alasan apa saja selama masuk akal dan tidak menyinggung perasaan mereka. Kenapa harus menghindari pertemuan? Karena akan semakin sulit untuk menolak ketika kamu ketemuan langsung dengan teman-temannya. Mereka akan berusaha membuat kamu merasa bersalah sudah memutuskan si mantan. Mereka akan mengungkapkan serangkaian tragedi dan menghubung-hubungkannya dengan kamu. Misalnya:

“Sejak kamu putus, si Jodi sekarang murung banget.”

“Sejak kamu putus, si Jodi jadi susah makan. Katanya sekarang lagi di dokter periksain maagnya.”

“Sejak kamu putus, si Jodi jadi kayak orang bego. Kita ngomong A, dia ngomong B. Kacau banget pikirannya” (Padahal mantan kamu dari dulunya emang udah bego).

Beberapa teman-teman yang desperate kadang bahkan harus mengarang-ngarang tragedi:

“Waktu kamu putus, si Jodi ngiris nadinya pake silet karatan!”

“Waktu kamu putus, si Jodi minum karbol dicampur tinta printer! Tintanya warna ungu lagi, warna kesukaan kamu.” (Kenapa gak dimakan aja sekalian printernya ya?)

Nah, komunikasi-komunikasi seperti ini akan semakin sulit kamu tolak ketika kamu bertemu langsung. Apalagi kalau kamu tetap bersikap cuek, kamu bisa berisiko jadi musuh teman-temannya mantan kamu. Jadi daripada ribet, hindari dulu pertemuan langsung dengan mereka.

  • Kembalikan Semua Pemberiannya

Selama pacaran, kamu setidaknya pasti pernah menerima hadiah atau pemberian dari mantan kamu. Dari pemberian-pemberian kecil romantis yang bikin geli, sampai barang-barang berharga seperti pakaian mahal atau jam tangan mewah. Kamu belum bisa bilang kamu serius mau pisah kalau jam tangan pemberian mantan kamu masih kamu pakai kemana-mana. Kalau kamu memang serius mau menyampaikan kepada si mantan bahwa tidak lagi ada jalan untuk balikan, mengembalikan semua pemberiannya adalah pesan yang paling kuat. Tidak ada cara yang lebih tegas untuk menyatakan keseriusan kamu putus selain dengan mengembalikan semua pemberian yang pernah kamu terima dari si mantan. 

Selain menjadi pesan yang tegas buat mantan kamu yang psikopat itu, mengembalikan barang-barang pemberiannya bisa membantu kamu berusaha move on dari mantan. Tidak ada lagi benda-benda di sekitar kamu yang bisa secara tidak sengaja membuat kamu memimpikan mantan kamu lagi. Dengan begini, kamu sudah siap dengan lembaran hidup baru dengan orang lain yang lebih baik…… atau mungkin lebih rusak lagi, siapa yang tau? Hehe.

Kesimpulan

Menghadapi mantan yang bebal dan tidak tau diri seperti ini terkadang memang tidak sesederhana seperti yang saya ungkapkan di atas. Tapi setidaknya pada kebanyakan kasus, cara-cara yang saya sebutkan bisa berhasil. Kalau mantan kamu justru makin agresif mengejar bahkan setelah semua cara di atas kamu lakukan, cuma ada satu solusi terakhir: lapor polisi!

* * * * * * * * * * * * *

Update Terbaru Admin!

Mau tau rahasia memikat cewek di bawah 7 MENIT?
Mau tau cara membuat cewek melakukan APA SAJA yang kamu mau dibawah 7 HARI? Temukan rahasianya disini.
Artikel ini hanya akan dipasang selama 3 hari. Buruan ambil infonya!
* * * * * * * * * * * * *

Penulis: Anonima EM

Saya adalah seorang website developer dan penulis konten. Saya membuat situs dan menulis artikel informasi bukan karena dasar uang, tapi lebih kepada dasar keikhlasan berbagi dan memberi pengetahuan kepada sesama umat..... Ah, sudahlah. Ya, saya memang melakukan ini semata-mata untuk uang! Cheers!

Masukkan Jawaban

Alamat email kamu tidak akan kami tampilkan. Kolom yang harus diisi ditandai dengan *

*