cara sukses tes wawancara kerja oleh cararahasiaKetika mendaftar kerja di sebuah perusahaan, salah satu tes yang paling ditakuti oleh semua peserta adalah tes wawancara atau interview kerja. Ketakutan ini datang karena berbagai alasan: mungkin karena tidak pede dengan penampilan, merasa kurang mampu untuk berkomunikasi verbal dengan baik, takut dipengaruhi rasa gugup karena penguji yang judes atau sekedar takut ketahuan goblok saja. Apapun alasannya, semua itu tidak masuk akal. Kenapa? Karena sebenarnya ada beberapa cara rahasia untuk lolos tes wawancara tanpa kesulitan yang berarti. Pada artikel ini, rahasia tersebut akan saya bongkar! (eng ing eeeeng..)

Sebelum kita mulai beberapa tips mudah yang akan membuat kamu berhasil dalam interview nanti, mari kita telaah dulu kenapa banyak orang yang gagal dalam tes tersebut. Sebenarnya, hanya ada satu alasan kenapa seseorang gagal tes wawancara: mereka gagal membuat si penguji simpatik. Ya, itu saja yang sebenarnya menjadi masalah. Kebanyakan orang terlalu fokus mempelajari teori, mengantisipasi pertanyaan-pertanyaan yang akan dilontarkan, tapi kemudian lupa cara bersikap dan berbicara dengan si penguji. Padahal sudah jelas, ini adalah tes wawancara dan bukan tes akademik ataupun tes kejiwaan. Di Amerika saja, 95% perusahaan melakukan tes wawancara semata-mata untuk melihat seberapa baik kemampuan sosial sang peserta untuk bisa beradaptasi di dunia kerja yang akan dia masuki, bukan seberapa cerdas dan pintar peserta tersebut.

Nah, karena penguji kamu adalah seorang manusia dan bukan robot, maka fokuslah untuk meluluhkan hati sang penguji daripada berusaha kelihatan cerdas dengan jawaban-jawaban intelek tidak nyambung yang kamu sendiri tidak mengerti sebenarnya. Langsung saja kita masuk ke tips-tipsnya.

[starlist]

  • Datang Lebih Awal

[/starlist]

Hal paling salah yang bisa kamu lakukan saat tes wawancara adalah datang terlambat dengan muka terkantuk-kantuk. Penilaian pertama adalah kedisiplinan kamu sebagai seorang karyawan nantinya. Tidak hanya itu, tapi seberapa cepat kamu datang saat wawancara mencerminkan bagaimana kamu memperlakukan janji-janji meeting atau pertemuan dengan klien saat nanti sudah bekerja. Jadi datanglah lebih awal dan datanglah dengan senyuman yang lebar (tentunya setelah sikat gigi).

1
2
3
4
5
SHARE
Saya adalah seorang website developer dan penulis konten. Saya membuat situs dan menulis artikel informasi bukan karena dasar uang, tapi lebih kepada dasar keikhlasan berbagi dan memberi pengetahuan kepada sesama umat..... Ah, sudahlah. Ya, saya memang melakukan ini semata-mata untuk uang! Cheers!

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY